LUWUK, KonekNews – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Luwuk mengukuhkan 67 alumni dalam acara Ramah Tamah dan Pelepasan Alumni yang berlangsung pada Kamis malam (29/10/2026), di Hotel Santika Luwuk.
Sebanyak 67 alumni tersebut terdiri atas 34 lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dan 33 lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UML, Dr. Fadli Sandewa, S.IP., M.AP., menyampaikan tiga pesan penting kepada para alumni sebagai bekal memasuki kehidupan profesional dan pengabdian di tengah masyarakat. Ketiga pesan tersebut meliputi pentingnya terus belajar, menjaga integritas, dan menjadi manusia yang bermanfaat. Fadli menegaskan bahwa tantangan zaman yang semakin dinamis menuntut lulusan perguruan tinggi untuk tidak hanya mengandalkan ijazah dan gelar akademik. Alumni harus memiliki kemampuan beradaptasi, kompetensi, penguasaan teknologi, terampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, serta integritas dan akhlak yang baik. Pesan pertama yang dititipkan adalah agar alumni terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri. Menurutnya, memperoleh gelar sarjana bukan berarti proses belajar telah berakhir. Perubahan zaman justru menuntut setiap individu untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing dan beradaptasi.
Pesan kedua adalah menjaga integritas. Ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan harus disertai kejujuran, tanggung jawab, dan etika. Sebab, nama baik almamater turut tercermin melalui sikap dan perilaku para alumninya di tengah masyarakat. Sementara itu, pesan ketiga adalah menjadi manusia yang bermanfaat. Fadli berharap para alumni dapat mengambil peran dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, serta menggunakan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan daerah.
“Di mana pun saudara bekerja dan berkarya, jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan daerah,” pesannya.
Lebih lanjut, Fadli berharap hubungan antara alumni dan almamater tidak terputus setelah para lulusan meninggalkan kampus. Ia menginginkan para alumni tetap menjaga silaturahmi, membawa nama baik institusi, serta menjadi bagian dari kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Mengakhiri sambutannya, atas nama keluarga besar FISIP UML, ia menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh alumni yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang membanggakan, sukses dalam karier, serta tetap rendah hati dalam menjalani kehidupan. “Jangan hanya menjadi sarjana yang memiliki gelar, tetapi jadilah sarjana yang memiliki nilai, kompetensi, integritas, dan kontribusi,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan seorang sarjana tidak semata-mata diukur dari gelar akademik yang disandang, tetapi juga dari nilai-nilai yang dipegang, kompetensi yang dimiliki, serta manfaat yang diberikan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ramah tamah dan pelepasan alumni tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, Dr. Sutrisno K. Djawa, S.E., M.M.; Ketua Badan Pembina Harian (BPH), Dr. Farid Haluti, S.Ag., M.Si.; Ketua Senat Universitas, Nasrun Hipan, S.H., M.H.; Wakil Rektor I, Dr. Agung Kurniawan Djibran, S.Pd.I., M.Pd.; Wakil Rektor III, Dr. Kisman Karinda, S.Ag., M.Si.; serta Wakil Rektor IV, Suma K. Saleh, S.Pd., M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan universitas tersebut menambah makna kebersamaan dalam momentum pelepasan 67 alumni FISIP UMLB yang selanjutnya akan melangkah ke dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat. (*)